Kali Biru Warsambin: Surga Tersembunyi di Tengah Hutan Raja Ampat
Kali Biru Warsambin: Surga Tersembunyi di Tengah Hutan Raja Ampat
Penulis : Rika Febriyani
Sumber : Pinterest
Salah satu destinasi yang harus masuk dalam daftar kunjungan Anda ke Papua Barat Daya adalah Kali Biru, sebuah sungai berair jernih yang terletak di tengah hutan Kampung Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat. Destinasi ini akan memberikan pengalaman wisata yang unik dan menenangkan, jauh dari kesibukan perkotaan. Dengan airnya yang berwarna biru hingga hijau toska, Kali Biru menjadi daya tarik tersendiri yang mampu memikat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Perjalanan Menuju Kali Biru
Untuk mencapai Kali Biru, pengunjung perlu melewati Kampung Warsambin, sekitar 50 menit perjalanan darat dari Kota Waisai, ibu kota Raja Ampat. Perjalanan dari Waisai ke Warsambin, wisatawan melewati jalanan aspal yang melewati hutan tropis. Karena kurangnya penerangan di malam hari, lebih baik memulai perjalanan dari pagi hari dan kembali sebelum sore.
Saat sampai di Kampung Warsambin, perjalanan dilanjutkan dengan perahu bermotor atau speedboat yang dapat disewa seharga 500 ribu Rupiah untuk perjalanan pulang-pergi, dengan kapasitas hingga 12 orang.Di perjalanan, pengunjung diwajibkan menyewa pemandu lokal dengan biaya 100 ribu Rupiah dan membayar tiket masuk 50 ribu Rupiah per orang.
Menyusuri Hutan Menuju Surga Kecil
Dari dermaga Warsambin, perjalanan perahu menuju muara Kali Biru berdurasi sekitar 20 menit. Pemandangan gugusan pulau Waigeo yang didekorasi dengan terumbu karang dan ikan tropis merupakan pengalaman istimewa selama perjalanan. Begitu mencapai muara sungai, pengunjung akan melihat pemandangan hutan hijau yang lebat dan melewati arus sungai yang tenang.
Saat perahu sudah menepi, pengunjung perlu trekking selama 30 menit melewati jalan setapak di dalam hutan. Sebuah gapura kayu bertuliskan “Selamat Datang di Kali Biru” menandai bahwa Anda telah tiba di destinasi utama.
Pesona Kali Biru
Kali Biru menampilkan air berwarna biru cerah yang indah hingga air hijau toska yang jernih. Dasar sungai yang berbatu dan batang kayu terlihat jelas karena jernihnya air, menambah keindahan sungai kecil ini. Dengan lebar 2–4 meter dan kedalaman 2–5 meter, Kali Biru cocok untuk berenang, atau sekadar bersantai menikmati keindahan alam sekitarnya.
Pohon-pohon tinggi sekitar sungai menciptakan suasana yang teduh, dengan sinar matahari yang menembus beberapa sudut. Suhu air dingin, sekitar 15–20 derajat Celcius, menyegarkan siapa saja yang menyentuhnya.
Keasrian yang Tetap Terjaga
Masyarakat Warsambin menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan Kali Biru. Wisatawan harus membawa kembali sampah yang dihasilkan untuk dibuang di tempat yang telah disediakan di dermaga Warsambin. Kebiasaan ini yang membuat Kali Biru menjadi destinasi wisata yang nyaman serta indah, walaupun sudah dikenal beberapa tahun.
Sumber : yachtcharterfleet.com

Bagus dan indah sekali
ReplyDeleteMenarik
ReplyDeleteWaw
ReplyDelete