Goa Kontilola: Misteri Lukisan Purba dan Keindahan Alam Papua

 Goa Kontilola: Misteri Lukisan Purba dan Keindahan Alam Papua . Pernah ditinggali alien ???

28 NOVEMBER 2024

INDONESIA EXPLORATION


Apakah Anda familier dengan Gua Kontilola? Gua di Lembah Baliem Papua ini memiliki mural-mural prasejarah misterius yang menyerupai alien di dindingnya.


Tanah Papua memang menyimpan banyak keindahan. Pulau di wilayah paling timur Indonesia ini belum banyak dihuni manusia dan menjadi sumber daya yang menarik karena banyaknya misteri yang ada di dalamnya.

Lukisan bersejarah di Gua Kontitola yang terletak di Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, adalah salah satu contohnya. Lukisan ini diduga sebagai artefak dari zaman dahulu kala. Menariknya, gambar di dinding gua tersebut lebih menyerupai alien yang keberadaannya masih diperdebatkan ketimbang manusia. Namun, benarkah itu gambar alien? Sekitar 25 kilometer barat daya Kota Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya sekaligus pusat pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan yang baru terbentuk, terdapat Gua Kontitola yang berada pada ketinggian 1.650 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gua tersebut hingga kini telah dikenal sebagai objek wisata bagi para pengunjung Lembah Baliem.

Jalan menuju ke sana cukup sulit. Untuk mencapai mulut gua, pengunjung harus menaiki anak tangga dan bukit yang curam. Seperti gua-gua lainnya, Gua Kontilola dihuni banyak kelelawar, basah dan gelap, serta memiliki stalaktit dan stalagmit yang menarik. Namun, gua ini semakin populer karena munculnya berbagai teori konspirasi, salah satunya adalah masalah alien. Menurut beberapa orang, goresan yang ditemukan di dinding gua menjadi bukti bahwa kehidupan ekstraterestial, khususnya dari Papua Nugini, dulunya pernah ada di Bumi.

Gambar alien yang dimaksud wisatawan itu sebenarnya adalah seni cadas atau seni cadas yang dibuat oleh manusia prasejarah, menurut Balai Arkeologi Papua di Goa Kontilola. Gambar bermotif manusia ini mulai terkenal setelah Festival Lembah Baliem pertama digelar pada tahun 1989.

"Sebenarnya, gambar alien yang ditemukan di Goa Kontilola itu adalah gambar manusia biasa. Tidak ada gambar atau motif lain yang terlihat, dan hanya tersisa lima foto saja. Beberapa tahun lalu, Hari Suroto, salah satu peneliti Balai Arkeologi Papua, menyatakan, "Gambar itu bukan manusia utuh karena teknik menggambar manusia pada zaman prasejarah masih sangat sederhana."

Legenda setempat menyebutkan bahwa nenek moyang mereka pernah tinggal di Gua Kontitola. Selain seni cadas, di dalam gua tersebut juga ditemukan sejenis udang bening berukuran antara 1 hingga 1,5 cm. Masyarakat setempat menganggap gambar manusia tersebut sebagai nenek moyang Suku Dani. Menurut cerita rakyat masyarakat Kurulu, lokasi Gua Kontitola dulunya merupakan tempat tinggal nenek moyang mereka. Kumpulan air yang menetes dari stalaktit menjadi sumber air tawar di area gua yang gelap tersebut. "Udang-udang tersebut ditemukan di sumber air ini," ungkapnya.

Gambar aneh yang dirangkum dari berbagai sumber itu memperlihatkan makhluk berkepala botak dengan hanya empat jari dan telinga pendek berbentuk bulat yang tidak menyerupai telinga manusia. Gambar itu tampak seperti seorang pria dan wanita berdasarkan dua lukisan yang ditemukan di gua tersebut, karena salah satu dari mereka memiliki lingkaran di dadanya. Titik fokus lukisan itu juga terletak di dinding yang sangat tinggi mungkin puluhan meter di atas tanah. Orang-orang pun semakin yakin bahwa ini bukan ulah manusia karena hal ini.

Kita hanya dapat menyebutnya sebagai peninggalan prasejarah saat ini. Diperlukan penelitian yang mendalam untuk menentukan usia lukisan tersebut. Sejumlah pertimbangan lain perlu diperhatikan. Tebing yang cukup curam harus didaki untuk mencapai gua ini, di antaranya. "Ini adalah artefak prasejarah yang perlu dilestarikan," ungkapnya.



Comments

Post a Comment

Our Best!

Pura Terbesar di Bali Yang Wajib Dikunjungi Wisatawan