Danau Kaolin, Permata Biru di Bangka yang Wajib Dikunjungi!
Danau Kaolin, Permata Biru di Bangka yang Wajib Dikunjungi!
30 Oktober 2024
Indonesia Exploration
Provinsi penghasil timah terbesar di dunia adalah Bangka Belitung atau sering disebut Babel. Namun tahukah Anda kalau ada bekas lokasi penggalian tambang timah di Kabupaten Bangka Tengah yang kini menjadi destinasi wisata? Dikenal dengan nama Danau Kaolin. Tempatnya di Desa Nibung Provinsi Bangka Belitung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Kawasan Babel merupakan rumah bagi sejumlah destinasi wisata penambangan timah tua, termasuk Danau Kaolin. Selain Pulau Belitung, Danau Kaolin juga terletak di Pulau Bangka.
Keindahan alamnya memang tak terbantahkan karena danau ini masuk dalam nominasi Destinasi Unik Terpopuler Anugerah Pesona Indonesia 2019. Oleh karena itu, telaga ini bisa menjadi lokasi detikers yang ingin berlibur panjang bersama keluarga atau kerabat.
Danau Kaolin sering disebut dengan istilah Camoi Aik Biru (kolam biru) oleh masyarakat setempat. Lokasi ini merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin yang telah ditinggalkan sejak 1971.
Penggalian pertambangan dalam bentuk cekungan menciptakan Danau Kaolin, yang kemudian terisi air seiring berjalannya waktu hingga terlihat seperti sekarang. Oleh karena itu, danau ini awalnya ditambang untuk mencari mineral yang terdapat di dalam bumi, bukan terbentuk secara alami.
Lokasi bekas tambang kini menjadi destinasi wisata populer yang selalu ramai dikunjungi pengunjung baik domestik maupun internasional ke Pulau Bangka. Air Danau Kaolin yang berwarna biru kehijauan begitu memukau sehingga terlihat jauh lebih menakjubkan. Mineral sisa penambangan kaolin dan timah inilah yang memberi warna biru ini. Tanah putih di tepian danau menyerupai bukit. Pengunjung juga bisa menikmati kemegahan danau biru ini. Udara di sini segar dan menyenangkan, meski bekas tambang. Namun perlu diingat, berenang di danau ini dilarang karena efek radiasi logam radioaktif dari penambangan kaolin dan timah. Namun jangan khawatir; Jika Anda senang berfoto dan selfie, destinasi wisata ini adalah tempat yang tepat untuk mengabadikan kenangan liburan panjang Anda. Cara lain untuk menggambarkan Danau Kaolin adalah sebagai destinasi wisata modern. Agar terkesan instan, pengunjung kerap selalu memilih lokasi foto dengan latar belakang air berwarna biru kehijauan dan hamparan putih di tepian danau. Bagaimana detikers bisa berhubungan dengan Danau Kaolin?
Wisatawan harus menempuh jarak 68,6 kilometer atau sekitar 1,2 jam dari pusat kota Pangkalpinang untuk mencapai kawasan ini. Tiketnya juga murah, berkisar Rp 5.000 hingga 10.000. Karena masyarakat setempat mengelola kios-kios di kawasan wisata ini, termasuk toilet, pengunjung tidak perlu khawatir akan kelaparan.

Comments
Post a Comment